Minggu, 12 Desember 2010

Entahlah


Yang di dunia hanya sementara
Yang abadi ada di akhirat

Sampai kapan ku begini?
Dilemma tak bertepi
Merasuki jiwa hingga menjalar keseluruh pembuluh daraku
Layaknya  stimulus yang dihantarkan oleh neotransmitter
Menuju syaraf otak ku

Pilihan yang sulit,
Betul betul sulit, semuanya saling berkesinambungan.
Meski telah digenggam, namun sulit dipertahankan
Karena yang digenggam bisa terlepas
Yang  terikat kadang justru membelenggu

Meski ini bukan akhir dari pilihan
Karena masih ada banyak pilihan-pilihan
Yang menantiku.

Motivasi untuk mengubah  apa yang telah terjadi
Pasang surut bagai air laut di tepian
Ideologi  dan hati saling memekikkan telinga
Entah apa yang harus kupilih, hati atau perasaan

Hanya satu tempat untukku berlabuh
Merengekkan kebodohan ini
Yah hanyalah kepada Sang Penguasa langit dan bumi
Yang tak satu pun mampu merasionalkan-Nya.

12.47 pm
Sebaik-baik manusia yaitu bermanfaat bagi orang lain...